JaNgAnLaH…….

Ku menghampiri dirimu
ku genggam tangan mu
ku peluk erat dirimu
Dan kurasakan getaran cinta di dada mu…

Ku tatap matamu
Ku pandanggi wajahmu
Dan ku bersandar di bahamu…

Lalu ku bisikan bahwa ku tak ingin jauh darimu
Bahwa ku tak ingin berpisah darimu
Karena ku sangat sangat menyayangimu dan mencintaimu…

Setiapa kata kata yang keluar darinya
Adalah embun kedamaian
Setiap lantunan ayat ayat cinta yang keluar dari hatinya
Adalah keindahan dan keagungan Ruh illahi itu sendiri…

Setiap wejangan yang di tuturkhan nya
Adalah jalan menuju cahaya…

Tak ada dendam yang mengiri
Tak ada iri hati yang mengikuti
Tak ada kebencian yang mempengaruhi…

Karena apapun yang di di ucapkhan nya
Adalah manifestasi dari hati dan refleksi
Dari kemulian akhlak seorang…

Ku merasakhan jauh di pelukmu
Dan ku merasakhan rindu ini
Sejak kau tinggal
dirimu di sisiku…

Semua berlalu menjadi kenangan
Biarkhan waktu yang akhan menjawabnya…

Ku akuiku tak bisa berada disini
Menemanimu diantara diantara siang dan malam
Tapi mungkin ku bisa berikhan satu do’a ku
menemanimu dalam setiap langkahmu…

Ku sadar ia menunggu kata kata yg keluar dari bibirku
Ku sadar ia masih menanti jawaban ku ini
Dan kusadar ia mengharap khan balasan dari ku…

Tapi kutak dapat melakukanya
tapi kutak ingin menyakitinya
kutak ingin ia bersedih dan berkecil hati
Dan kutak ingin itu terjadi padanya…

Ku hanya dapat berkata selamat jalan dan berhati hati lah
Ku hanya dapat memberikhan do’a untuk nya
Dan ku kan menunggu kedatanganya
ku kan selalu menantinya kehadiranya…

Untuk kembali dari perjalananya
Duhai cintaku duhai kasihku
Duhai pujaanku duhai belahan hatiku
cepatlah kau kembali tahu kah kau diri kehilanganmu dan jauh dari sisimu…

Andaikhan ku dapat mengungkap khan
perasaan yang ku alami saat ini
Andaikhan ku dapat melukiskhan nya
Agar kau dapat mengetahui dan mempercayai nya….

khan kuberikan seutuhnya perasaan cintaku ini
khan kuberikhan seutuhnya jiwa raga ini
khan kuberikhan seutuhnya diri ini…

mampukah ia kumiliki
mampukah ia kudapat khan
Dan layak kah diri ini bersanding denganya…

Salahkah diri ini terlalu mengharapkhan nya
Salahkah diri ini terlalu memujanya
Dan mencintai dirinya
salahkah…salahkah…salahkah…dan bersalahkah…

Ku berjalan terus tanpa henti
Khan ku ikuti kata hati
Akhan kemana kah diri ini jauh pergi…

Ke pesisiran pantai kah
Ke lautan luas kah
Ke samudra hindia kah
hanya hati ini yang mengetahui jawab dan tujuan nya….

Mampukah diri ini Dapatkah diri ini
Berhasil kah diri ini mendayung tanpa dirinya tanpa kehadiranya
Ku membutuhkan sebuah kapal untuk berlayar
Ku membutuh kan seorang nahkoda kapal yang dapat membawa ku ke sana…

Siapakah gerangan dirinya baikah kepribadiannya
Setiakah dirinya dan dimakah kah ku dapat bertemu denganya
Ku masih menunggu ku masih menanti
Ku masih terjaga dan ku masih tetap setia dengan kehadiranya…

Tak terasa waktu terus bergulir dan berjalan
menghabis khan sisa sisa waktu yang ku miliki
Ku ingin menghabis khan sisa waktu ku bersamanya
ku ingin selalu dekat denganya…

ku ingin diya menemaniku membahagia khan aku
Di saat saat terakhir kepergian ku
Egokah diriku ini salah kah diriku ini
Jahat kah diriku ini dan kejam kah diriku ini…

Yang terlalu banyak meminta padanya
Yang terlalu banyak menuntut padanya
Yang terlalu banyak Permohonan kepadanya…

Akhan kah kai ia bersedia menemaniku
Akhan kah ia menceria khan hari hari ku
Akhan kah ia selalu menjagaku
Mengisi ruang yang kosong di kesendirian ku…

Dia hanya bisa buat aku tersenyum
Tapi hanya kau yg bisa buat aku menangis
Dia bisa mencerahkan hariku
Tapi hanya kau yg bisa buat aku gelisah…

Dia ada di waktuku
Tapi hanya kau yg hadir di setiap waktuku
Dia hanya bermain dgn ragaku
Tapi hanya kau yg bermain dengan hatiku…

Dia bukan siapa siapa untukku Dan hatiku hanya untukmu
Jika kata kata ini tak cukup harus apalagi yg aku lakukan
Aku tak ingin agar kau percaya tapi inilah sebuah kenyataan jujur,karna tulisan ini terjadi hanya untuk menjelaskan semua kepadamu…

Ketika ku merasakan kasih dan sayang darinya
Ketika ku mulai mencintai dan menyayanginya…
Ketika ku merasakan kedamain berada di sisinya
ketika ku bahagia saat bersamanya…

Semua hilang semua sirna terbawa dan tersapu oleh kedustaan dirinya
setelah ku tahu diya bukhan lah untuk diriku…

Terhempas dan ku kembali larut dalam kesedihan
Setelah kutahu diya mendua
Akhan kah ku tegar menjalaninya
Dan sanggup menghadapinya…

Belum sembuh luka ini terobati
Atas perpisahan yang kualami
Sungguh ku tak menduga
Dan tak kusangka dirinya telah tega…

Akhirnya berakhir sudah perjalanan ku ini
Setelah ku lalui dan ku tempuh selama ber jam jam
Ku nikmati kembali kurasa khan dan ku hirup
Kesujukhan yg keluar dari celah celah sudut pepohonan nan hijau semerbak…

3 Komentar

  1. cinta deritanya gag da akhir

  2. ini lagu, apa puisi, apa syair?
    ku gak ngerti……

  3. Ampon dahhhh


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s